Resume Materi PKKMB Hari Pertama


 unusa

facebook

instagram

Nama:Risky Fauziyah

Fakultas:Ekonomi Bisnis Dan Teknologi Digital

Prodi: S1 Manajemen

Materi 1

Tema: Mahasiswa Bebas Narkoba untuk mendukung Generasi Rahmatan Lil 'alamin

Pemateri : (Sri Artanti, S.sos, -Analis penyuluhan dan layanan informasi BNNP Jawa timur)

Hal-hal yang dapat dilakukan mahasiswa dalam upaya kampus bebas narkoba seperti membantu pemerintah melakukan penyuluhan kepada suatu desa atau masyarakat tentang narkoba, membantu dalam mengkampanyekan bebas narkoba di sekolah-sekolah dasar, menengah dan menengah atas.

Upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah adalah a).membuat tata tertib sekolah, b).melakukan razia intensif dan spontan,

c). bekerjasama dengan instansi terkait guna penyuluhan dan sosialisasi,

d). menggunakan ekstrakurikuler sebagai sarana pencegahan,

e).memasukkan materi tentang narkotika ke dalam kurikulum pengajaran


Materi 2 

Tema: UNUSA dalam implementasi merdeka belajar kampus merdeka

Pemateri : (Prof. Kacung Marijan , Drs,M.A.,pH.D.  -wakil rektor / Naufal Ilham Saputra - Finalis Mahasiswa Berprestasi Nasional 2023)


Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menjadi

salah satu terobosan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset

dan Teknologi dalam memacu sumber daya manusia yang

berkualitas dan berkarakter, karena melalui program yang

dicanangkan tersebut, diharapkan baik mahasiswa ataupun dosen

memiliki pengalaman yang berbeda yang pada akhirnya akan

memperkaya wawasan, jaringan, dan keunggulan karakter.

Program MBKM secara implisit merupakan respon

Kemdikburistek dalam rangka menyiapkan lulusan yang tangguh

dalam menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja, dan

teknologi yang semakin berkembang dengan pesat di era revolusi

industri 4.0, kompetensi mahasiswa harus semakin diperkuat sesuai

dengan perkembangan yang ada. Diperlukan adanya link and match

antara lulusan pendidikan tinggi bukan hanya dengan dunia usaha

dan dunia industri saja tetapi juga dengan masa depan yang semakin

cepat mengalami perubahan. Berdasarkan hal tersebut Kementerian

Pendidikan dan Kebudayaan telah memberlakukan kebijakan baru di

bidang pendidikan tinggi melalui program “Merdeka Belajar– Kampus

Merdeka (MBKM)” yang saat ini mulai diterapkan oleh perguruan

tinggi. Kebijakan Kemdikbud tersebut berkaitan dengan pemberian

kebebasan bagi mahasiswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran

selama maksimum tiga semester belajar di luar program studi dan kampusnya. Kebijakan MBKM memberikan kesempatan kepada

mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas

dan kompetensi baru melalui beberapa kegiatan pembelajaran di

antaranya pertukaran pelajar, magang/praktik kerja, riset, proyek

independen, kegiatan wirausaha, proyek kemanusiaan, mengajar di

sekolah, dan proyek di desa/kuliah kerja nyata tematik. Selain itu,

mahasiswa juga diberikan kebebasan untuk mengikuti kegiatan

belajar di luar program studinya di dalam perguruan tinggi yang

sama dengan bobot sks tertentu. Semua kegiatan tersebut dapat

dilakukan oleh mahasiswa dengan dibimbing dosen dan diperlukan

adanya perjanjian kerja sama jika dilakukan bersama pihak di luar

program studi.

Materi 3

Tema: Indonesia Emas (Mandiri dan bersatu dalam nilai gotong royong yang berintegritas)

 Pemateri : (Dr .H. Emil Elestianto Dardak , B.Bus., M .Sc. - Wagub Jawa Timur)

Indonesia Emas 2045 adalah suatu upaya dalam membangun generasi emas yang dimana adalah sebuah konsep penerapan untuk menyiapkan suatu generasi penerus bangsa Indonesia pada 100 tahun emas Indonesia merdeka antara tahun 1945 sampai tahun 2045.

4 Pilar Visi Indonesia 2045 yaitu:

•Pembangunan Manusia serta Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

•Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan.

•Pemerataan Pembangunan.

•Pemantapan Ketahanan

Untuk memanfaatkan bonus demografi dan mewujudkan Indonesia emas 2045, menurut menteri keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa ada empat syarat agar terwujudnya Indonesia emas tahun 2045 yaitu kualitas manusia, ketersediaan infrastruktur, kualitas kelembagaan dan kebijakan pemerintah.

Materi 4

Tema: Tantangan dan peluang Mahasiswa dalam revolusi industri 4.0 dan society 5.0 

Pemateri : (Dr.Ginanjar Rahmawan -Founder RMC&RNM)

Materi 5

Tema: Strategi Menumbuhkan Critical Thinking Ability untuk Menemukan Solusi Terbaik

 Pemateri : (Arief Abdurahman, ST . , M.T -Institut Teknologi Sepuluh November)

Berpikir kritis merupakan proses berpikir intelektual di mana pemikir dengan sengaja menilai kualitas pemikirannya, pemikir menggunakan pemikiran yang reflektif, indepen- den, jernih dan rasional. Berpikir kritis mencakup ketrampilan menafsirkan dan menilai pengamatan, informasi, dan argumentasi.

Contoh critical thinking adalah pemecahan masalah memerlukan kemampuan berpikir kritis. Identifikasi dan analisis masalah sudah selesai, berikutnya menjalankan solusi Anda. Pengimplementasian ini berfungsi untuk mengetahui apakah solusi tersebut sudah tepat atau belum serta mencari alternatif yang dapat Anda lakukan.

Problem Solving? Pemecahan masalah atau problem solving adalah sebuah soft skill mengenai proses untuk memahami tantangan dalam bekerja untuk menemukan solusi yang efektif. Tujuan problem solving adalah menemukan solusi yang tepat dari sebuah permasalahan.

Materi 6

Tema : Mahasiswa UNUSA Berintelektual dengan anti kekerasan seksual, anti perundungan menjadi remaja asyik tanpa usik

Pemateri : (Hafid Algaristian , Dr., Sp.Kj -Unusa RSI Jemursari)

Kasus pelecehan seksual bisa terjadi dimana saja, di ruang publik seperti di jalan, pasar, mall, di dalam kendaraan umum, di sekolah atau universitas, dan di tempat kerja, baik swasta maupun instansi pemerintah.

Kekerasan Seksual adalah setiap perbuatan merendahkan, menghina, melecehkan, dan/atau menyerang tubuh, dan/atau fungsi reproduksi seseorang, karena ketimpangan relasi kuasa dan/atau gender, yang berakibat atau dapat berakibat penderitaan psikis dan/atau fisik termasuk yang mengganggu kesehatan reproduksi seseorang.

Sebelumnya, perlu diketahui apa itu perundungan. Perundungan atau bullying adalah perilaku tidak menyenangkan baik secara verbal, fisik, ataupun sosial di dunia nyata maupun dunia maya. Perundungan juga membuat seseorang merasa tidak nyaman, sakit hati dan tertekan baik dilakukan oleh perorangan ataupun kelompok.


lihat juga blog teman saya:






Postingan populer dari blog ini

PROSES PELAYANAN KESEHATAN

GENERASI MUDA BERINTEGRITAS DAN ANTI KORUPSI

RAMADHAN KAREEM 1445 H